EFEK PENGGANDA POTENSI EKONOMI KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Authors

Keywords:

pengembangan wilayah, shift-share, multiplier effect

Abstract

Tantangan yang dihadapi banyak daerah adalah perubahan struktur ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang cenderung menurun. Untuk mengatasi perubahan tersebut, dibutuhkan analisis mendalam terhadap sektor-sektor unggulan sebagai penggerak pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja sektor-sektor ekonomi daerah dan melihat dampak berantai pertumbuhan suatu sektor terhadap sektor lainnya di Kabupaten Bengkulu Utara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis shift-share dan analisis multiplier effect. Hasil analisis memperlihatkan bahwa sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan tumbuh secara terus-menerus dan memberi kontribusi paling besar terhadap perekonomian daerah, serta memiliki daya saing dan pertumbuhan lebih baik secara lokal. Hasil analisis lainnya juga menunjukkan sektor yang memberikan efek pengganda terbesar adalah sektor Pengadaan Listrik dan Gas dengan nilai 552,60, sektor Pengadaan Air, Limbah dan Daur Ulang dengan nilai 380,08, serta sektor Jasa Perusahaan dengan nilai 376,53.Hasil penelitian ini menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk memprioritaskan pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas tanaman pangan dan perkebunan yang terbukti menjadi sektor unggulan. Penguatan sektor ini dapat dilakukan melalui peningkatan akses permodalan, pelatihan petani, dan pengembangan jaringan distribusi hasil pertanian.

References

Amelia, S., & Guswandi, G. (2023). Tipologi Wilayah dan Indeks Perkembangan Wilayah Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 11(2), 190–203. https://doi.org/10.14710/jwl.11.2.190-203

Cahyo, D. H., Lestari, E. Kurnia, Yunitasari, D., Lutfi, A., & Muslihatinningsih, F. (2020). Perencanaan Pengembangan Kawasan Perdesaan Berbasis Potensi di Bagian Selatan Provinsi Jawa Timur (Studi: Kabupaten Banyuwangi). Media Trend, 15(1), 62–73. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21107/mediatrend.v15i1.6524

Chulaphan, W., & Barahona, J. F. (2018). Contribution of disaggregated tourism to Thailand’s economic growth. Kasetsart Journal of Social Sciences, 39(2018), 401–406. https://doi.org/10.1016/j.kjss.2017.07.012

Ghani, M. E., & Imasnyah, M. H. (2021). Identifikasi Sektor Unggulan pada Perekonomian Kota Banjarmasin: Analisis Input-Output. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Pembangunan, 4(2), 375–385.

Hakim, A. D., Qomariyah, S. N., & Susanti, A. (2020). Identifikasi Sektor Unggulan Dalam Pembangunan Wilayah di Kabupaten Jombang dengan Pendekatan LQ, DLQ, Shiftshare. Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 3(1), 169–177.

Jelira, N. F., Sangadji, M. F., & Abdullah, A. (2022). Sektor Unggulan Daerah Kabupaten Buru. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 8(1), 39–49.

Kekung, S. T., Kawung, G. M. V, & Tolosang, K. D. (2025). Analisis Potensi Ekonomi Wilayah di Kecamatan Suluun Tareran ( Studi Desa Suluun 1-4 ). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 25(September), 229–240.

Masruri, F. A., & Ruhyana, N. F. (2021). Analisis Penentuan Sektor Unggulan di Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Manajemen, XII(1), 31–44.

Murao, S. (2013). A Cultural Anthropological Study of Body Techniques for Protection : The Case Study of Indonesian Minangkabau. Ars Vivendi Journal, 3(3), 51–68.

Pratama, A. R., Sukiyono, K., & Arianti, N. (2017). Analisis Subsektor Pertanian Unggulan Kabupaten/Kota Di Provinsi Bengkulu. Agric, 29(2), 121–136.

Simanjuntak, J. V. (2025). Analisis potensi sektor unggulan dan tingkat kesenjangan ekonomi provinsi sumatera utara. Jurnal of Law, Administration, and Social Science, 5(1), 101–111.

Thoriq, A., & Kastaman, R. (2020). Pemetaan dan Analisis Efek Multiplier Komoditas Unggulan Tanaman Pangan di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. SEPA, 17(1), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/sepa.v17i1.32160

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2012). Economic development (11th ed). Boston, Mass: Addison-Wesley.

Published

30-06-2026